Teknologi Pengolahan Kandungan Kromium dalam Limbah Penyamakan Kulit Menggunakan Proses Adsorpsi: Review

Maryudi Maryudi, Aster Rahayu, Refah Syauqi, Muhammad Kresna Islami

Abstract


Permasalahan yang sering terjadi pada industri-industri saat ini adalah pengolahan limbah yang tidak sempurna. Salah satu jenis industri yang memerlukan perhatian serta pengolahannya adalah limbah yang mengandung kromium seperti pada industri penyamakan kulit. Limbah penyamakan kulit masih menyisihkan logam-logam berbahaya dalam limbahnya seperti logam berat kromium (Cr). Kromium yang digunakan untuk menghasilkan olahan kulit yang lebih halus. Sekitar 30-40% kromium akan terbawa dalam limbah cair penyamakan. Tingginya kadar kromium yang tersisa dan terbawa dalam limbah dapat menyebabkan toksisitas akut dan kronis terhadap lingkungan bahkan juga sangat berbahaya terhadap mahluk hidup. Salah satu penanganannya adalah dengan menggunakan metode adsorpsi yang dimana merupakan salah satu metode alternatif dengan berbagai keuntungan yang ada. Biaya penanganan yang relatif murah, proses yang sederhana, dan kemungkinan dapat didaur ulang merupakan beberapa keuntungan dari proses adsorbsi. Selain itu, proses adsorbsi dapat dimaksimalkan dengan menggunakan adsorben yang memiliki spesifikasi potensi tertentu terhadap penyerapan kromium. Artikel ini me-review perbandingan metode adsorbsi batch dan kontinyu pada proses pengolahan kandungan kromium dalam limbah penyamakan kulit.

The waste management issue is one of the biggest problems in the industries recently. Every industry has a high probability of releasing toxic by-product to the environment in the form of waste. One example is in the leather tanning industry. Leather tanning waste still removes harmful metals in its waste, such as heavy metal chromium (Cr). Chromium is used to produce finer skin products. About 30-40% chromium will be carried in the tanning liquid waste. The high chromium levels remaining and carried away in the waste can cause acute and chronic toxicity to the environment and even very harmful to living things. Adsorption is one of the highly recommended methods available to overcome this problem. Relatively low handling costs, simple processes, and the possibility of being recycled are some of the adsorption process's advantages. In addition, the adsorption process can be maximized by using adsorbents that have specific potential specifications for chromium absorption. This article reviews batch and continuous adsorption methods in the processing of chromium content in tannery waste.


Keywords


wastewater; batch adsorption; continuous adsorption; chromium (Cr); adsorbent

Full Text:

PDF

References


Asmadi, E. Sutrisno, W. Oktiawan, Pengurangan Chrom (Cr) dalam Limbah Cair Industri Kulit pada Proses Tannery Menggunakan Senyawa Alkali Ca(OH)2, Naoh dan NaHCO3 (Studi Kasus PT. Trimulyo Kencana Mas Semarang), Jurnal Air Indonesia, vol. 5, hal. 41–54, 2009.

Wiharti, Riyanto, N. Fitri, Aplikasi Metode Elektrolisis Menggunakan Elektroda Platina (Pt), Tembaga (Cu) dan Karbon (C) untuk Penurunan Kadar Cr dalam Limbah Cair Industri Penyamakan Kulit di Desa Sitimulyo, Piyungan, Bantul, Yogyakarta, Indonesian Journal of Chemical Research, vol. 1, no. 1, hal. 59–66, 2014.

A. R. Desyana, Evaluasi Kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Industri Penyamakan Kulit Kabupaten Magetan, Tugas Akhir, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia, 2017.

D. Rahardjo, A. Prasetyaningsih, Konsentrasi dan Akumulasi Kromium dalam Darah dan Rambut Warga Desa Banyakan, Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pembelajarannya, Universitas Negeri Medan, Indonesia, 12 Oktober 2018, hal 1–14.

M. Lasindrang, Adsorpsi Pencemaran Limbah Cair Industri Penyamakan Kulit oleh Kitosan yang Melapisi Arang Aktif Tempurung Kelapa, Jurnal Teknosains, vol. 3, hal. 132–141, 2014.

N. C. Wahyulis, I. Ulfin, Harmami, Optimasi Tegangan pada Proses Elektrokoagulasi Penurunan Kadar Kromium dari Filtrat Hasil Hidrolisis Limbah Padat Penyamakan Kulit, Jurnal Sains dan Seni Pomits, vol. 3, no. 2, hal. 2337–3520, 2014.

R. S. Murti, C. M. H. Purwanti, S. Suyatini, Adsorpsi Amonia dari Limbah Cair Industri Penyamakan Kulit Menggunakan Abu Terbang Bagas, Majalah Kulit, Karet, dan Plastik, vol. 29, hal. 85–90, 2013.

E. Rohaeti, M. S. Saeni, B. W. Lay, A. Sastiono, Penyerapan Krom Limbah Cair Proses Penyamakan Kulit oleh Zeolit Alam, Jurnal Purifikasi, vol. 7, hal. 49–54, 2006.

S. Sutyasmi, H. B. Susanto, Penggunaan Tanaman Air (Bambu Air dan Melati Air) pada Pengolahan Air Limbah Penyamakan Kulit untuk Menurunkan Beban Pencemar dengan Sistem Wetland dan Adsorpsi, Majalah Kulit, Karet, dan Plastik, vol. 29, no. 2, hal. 69–76, 2013.

T. E. Agustina, M. Faizal, T. Aprianti, D. Teguh, A. M. Rif'at, I. G. Putra, M. R. Prayesi, U. Fitrializa, Pengolahan Limbah Logam Berat Kromium Hexavalen Menggunakan Reagen Fenton dan Absorben Keramik Zeolit, Jurnal Rekayasa Kimia dan Lingkungan, vol. 13, hal. 60–69, 2018.

M. Moelyadi, Pengkajian Efektivitas Proses Koagulasi dalam Memperbaiki Kualitas Limbah Industri Penyamakan Kulit – Sukagerang, Garut, Jurnal Teknik Hidraulik, vol. 3, no. 2, hal. 169–182, 2012.

A. Syahril, Aplikasi Membran Osmosa Balik untuk Pengolahan Limbah Cair Logam Toksik, Jurnal Sains Materi Indonesia, vol. 11, no. 3, hal. 164–167, 2010.

I. Avessa, B. Yusuf, Alimuddin, Penurunan Kadar Cr3+ [Kromium (III)] dan TSS (Total Suspended Solid) pada Limbah Cair Laboratorium Dengan Penggunaan Metode Presipitasi, Jurnal Kimia Mulawarman, vol. 14, no. 1, hal. 7–12, 2016.

I. Syauqiah, M. Amalia, H. A. Kartini, Analisis Variasi Waktu dan Kecepatan Pengaduk pada Proses Adsorpsi Limbah Logam Berat dengan Arang Aktif, Info Teknik, vol. 12, no. 1, hal. 11–20, 2011.

E. Lestari, Y. S. Hadi, G. Pari, Pemanfaatan Campuran Arang Aktif Kayu Muntingia Calabura L. dan Bakteri Escherichia Coli pada Pengolahan Limbah Kromium Industri Elektroplating, Jurnal Penelitian Hasil Hutan, vol. 37, no. 2, hal. 105–122, 2019.

J. M. P. Villegas, J. M. Rodriguez, J. F. P. Valle, M. Garcia, Changes in Commercial Wood Charcoals by Thermal Treatments, Journal of Analytical and Applied Pyrolysis, vol. 80, no. 2, hal. 507–514, 2007.

S. Wilbur, H. Abadin, M. Fay, D. Yu, B. Tencza, L. Ingerman, J. Klotzbach, S. James, Toxicologycal Profile for Chromium, U.S. Department of Health and Human Services, hal 9–23, 2012.

Heydari, Adsorption of Chromium Ions from Aqueous Solution by Carbon Adsorbent, International Journal of Environmental, Ecological, Geological and Marine Engineering, vol. 7, no. 12, hal. 632–635, 2013.

S. Fernandes, S. A. Cavaco, M. M. Quina, L. M. Ferreira, Removal of Chromium from Electroplating Industry Effluents by Ion Exchange Resins, Journal of Hazardous Materials, vol 144, no. 3, hal 634–638, 2007.

S. A. Cavaco, S. Fernandes, C. M. Augusto, M. M. Quina, L. M. Ferreira, Evaluation of Chelating Ion-Exchange Resins for Separating Cr(III) from Industrial Effluents, Journal of Hazardous Materials, vol. 169, hal. 516-523, 2009.

S. Triatmojo, D. T. H. Sihombing, S. Djojowidagdo, T. R. Wiradarya, Biosorpsi dan Reduksi Krom Limbah Penyamakan Kulit dengan Biomassa Fusarium Sp dan Aspergillus Niger, Jurnal Manusia dan Lingkungan, vol. 8, hal. 70–81, 2001.

N. F. Fahim, B. N. Barsoum, A. E. Eid, M. S. Khalil, Removal of Chromium(III) from Tannery Wastewater using Activated Carbon from Sugar Industrial Waste, Journal of Hazardous Materials, vol 136, hal 303–309, 2006.

F. J. Rodrigues, S. Gutierrez, J. G. Ibanez, J. L. Bravo, N. Batina, The Efficiency of Toxic Chromate Reduction by a Conducting Polymer (Polypyrrole): Influence of Electropolymerization Conditions, Environmental Science & Technology, vol 34, no. 10, hal 2018–2023, 2000.

S. Saputro, K. Yoshimura, S. Matsuoka, K. Takehara, Narsito Improved Solid-Phase Spectrophotometry for the Microdetermination of Chromium(VI) in Natural Water, Analytical Sciences, vol. 25, hal. 1445–1450, 2009.

M. Mawardi, E. Munaf, S. Kosela, W. Wibowo, Pemisahan Ion Krom(III) dan Krom(VI) dalam Larutan dengan Menggunakan Biomassa Alga Hijau Spirogyra Subsalsa sebagai Biosorben, Reaktor, vol. 15, no. 1, hal. 27–36, 2014.

S. J. Santosa, D. Siswanta, S. Sudiono, R. Utarianingrum, Chitin–Humic Acid Hybrid as Adsorbent for Cr(III) in Effluent of Tannery Wastewater Treatment, Applied Surface Science, vol. 254, hal. 7846–7850, 2008.

D. M. Ruthven, Principle of Adsorption and Adsorption Processes, New Jersey: John Wiley & Sons, 1984.

N. D. Ratnasari, A. D. Moelyaningrum, Ellyke, Penurunan Kadar Tembaga (Cu) Pada Industri Elektroplating Menggunakan Cangkang Telur Ayam Potong Teraktivasi Termal, Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan, vol. 9, no. 2, hal. 56-62, 2017.

S. N. M. Yusoff, A. Kamari, W. P. Putra, C. F. Ishak, A. Mohamed, N. Hashim, I. M. Isa, Removal of Cu(II), Pb(II) and Zn(II) Ions from Aqueous Solutions Using Selected Agricultural Wastes: Adsorption and Characterisation Studies, Journal of Environmental Protection, vol. 5, no. 4, hal. 289–300, 2014.

R. C. Pongenda, M. Napitupulu, D. K. Walanda, Biocharcoal dari Biji Salak (Salacca Edulis) Sebagai Adsorben Terhadap Kromium, Jurnal Akademika Kimia, vol. 4, no. 2, hal. 84–90, 2015.

S. Salmariza, Pemanfaatan Limbah Lumpur Proses Activated Sludge Industri Karet Remah Sebagai Adsorben, Jurnal Riset Industri, vol. 6, no. 2, hal. 59–66, 2012.

N. Prahesta, S. Hadiantoro, Analisis Daya Serap Lumpur Lapindo Terhadap Logam Krom dengan Menggunakan AAS, Distilat: Jurnal Teknologi Separasi, vol. 5, no. 2, hal. 228–232, 2019.

M. A. Hossain, M. Kumita, Y. Michigami, S. Mori, Optimization of Parameters for Cr(VI) Adsorption on Used Black Tea Leaves, Adsorption, vol. 11, hal. 561–568, 2005.

B. Wiyantoko, P. Kurniawati, T. E. Purbaningtias, Adsorption Isotherm of Cr(VI) Using Mg/Al Hydrotalcite with Molar Ratio 2:1, EKSAKTA, vol. 14, no. 1, hal. 20–26, 2014.

K. Zarkasi, A. D. Moelyaningrum, P. T. Ningrum, Penggunaan Arang Aktif Kulit Durian (Durio Zibethinus Murr) Terhadap Tingkat Adsorpsi Kromium (Cr6+) Pada Limbah Batik, Efektor, vol. 5, no. 2, hal. 67–73, 2018.

Sugihartono, Pemisahan Krom pada Limbah Cair Industri Penyamakan Kulit Menggunakan Gelatin dan Flokulan Anorganik, Majalah Kulit, Karet, dan Plastik, vol. 32, no. 1, hal. 21–30, 2016.

N. Ahalya, R. D. Kanamadi, T. V. Ramachandra, Biosorption of Chromium (VI) from Aqueous Solutions by the Husk of Bengal Gram (Cicer arientinum), Electronic Journal of Biotechnology, vol. 8, no. 3, hal. 258–264, 2005.

R. Ardiansyah, E. N. Restiasih, N. Meileza, Biosorpsi Ion Logam Berat Cu(II) dan Cr(VI) Menggunakan Biosorben Kulit Kopi Terxanthasi, Jurnal Pendidikan dan Ilmu Kimia, vol. 2, no. 2, hal. 114–121, 2018.

M. Nasruddin, C. M. Rosnelly, F. Mulana, Adsorpsi Ion Logam Cr (VI) dengan Menggunakan Karbon Aktif dari Tempurung Kemiri (Aleurites moluccana), Jurnal Ilmu Kebencanaan (JIKA), vol. 4, no. 4, hal. 117–125, 2017.

U. K. Garg, M. P. Kaur, V. K. Garg, D. Sud, Removal of Hexavalent Chromium from Aqueous Solution by Agricultural Waste Biomass, Journal of Hazardous Materials, vol. 140, hal. 60–68, 2007.

A. Apriliani, Pemanfaatan Arang Ampas Tebu sebagai Adsorben Ion Logam Cd, Cr, Cu, dan Pb dalam Air Limbah, Skripsi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta, Indonesia, 2010.

W. Somerville, Immigration Under New Labor, Journal of Ethnic and Migration Studies, vol. 35, no. 6, hal. 1056–1057, 2007.

A. Nurfitriyani, E. Wardhani, M. Dirgawati, Penentuan Efisiensi Penyisihan Kromium Heksavalen (Cr6+) dengan Adsorpsi Menggunakan Tempurung Kelapa secara Kontinyu, Jurnal Reka Lingkungan, vol. 1, no. 2, hal. 57–58, 2013.

R. Afrianita, Y. Dewilda, Potensi Fly Ash sebagai Adsorben dalam Menyisihkan Logam Berat Cromium (Cr) pada Limbah Cair Industri, Jurnal Teknik Lingkungan UNAND (Universitas Andalas), vol. 11, no. 1, hal. 67–73, 2014.

R. Shafirinia, I. W. Wardana, W. Oktiawan, Pengaruh Variasi Ukuran Adsorben dan Debit Aliran Terhadap Penurunan Khrom (Cr) dan Tembaga (Cu) dengan Arang Aktif dari Limbah Kulit Pisang pada Limbah Cair Industri Pelapisan Logam (Elektroplating) Krom, Jurnal Teknik Lingkungan, vol. 5, no. 1, hal. 1–9, 2016.

I. Nurhayati, S. Vigiani, D. Majid, Penurunan Kadar Besi (Fe), Kromium (Cr), COD dan BOD Limbah Cair Laboratorium dengan Pengenceran, Koagulasi dan Adsobsi, ECOTROPHIC: Jurnal Ilmu Lingkungan, vol. 14, no. 1, hal. 74–87, 2020.

Sugihartono, S. Sutyasmi, D. Rahmawati, Suyatini, Penggunaan Gelatin untuk Pengolahan Limbah Cair Industri Penyamakan Kulit, Prosiding Seminar Nasional Kulit, Karet, dan Plastik Ke-5, Yogyakarta, Indonesia, 26 Oktober 2016, hal. 39 - 50.

T. Joko, Penurunan Kromium (Cr) dalam Limbah Cair Proses Penyamakan Kulit Menggunakan Senyawa Alkali Ca(OH)2, NaOH, dan NaHCO3 (Studi Kasus di PT Trimulyo Kencana Mas Semarang), Jurnal Kesehatan Lingkungan, vol. 2, no. 2, hal. 39–45, 2003.




DOI: http://dx.doi.org/10.33795/jtkl.v5i1.207

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Maryudi Maryudi, Aster Rahayu, Refah Syauqi, Muhammad Kresna Islami

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.